Home / Daerah

Rabu, 15 Desember 2021 - 14:29 WIB

Diskoperindag Tanjab Barat Targetkan Pasar Yang Terbengkalai Segera Aktif Tahun 2022

Tanjabbar.Genjambi.ID – beberapa pasar tradisional di tanjung jabung barat yang terbengkalai lantaran tak beroperasi sejak dibangun. Yakni Pasar sungai Saren Bramitam, pasar parit 1 Kuala Tungkal, pasar parit 3 Kuala Tungkal dan pasar tebing tinggi. Akan segera di aktifkan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) tanjung Jabung barat, syafriwan mengatakan akan segera menindaklanjuti dan mengaktifkan pasar pasar yang terbengkalai tersebut.

“kita akan aktifkan dan kita usahakan pada tahun 2022 pasar pasar yang terbengkalai tersebut akan segerak di aktifkan.” Katanya, rabu (15/12/2021).

Lebih lanjut syafriwan menjelaskan untuk pasar-pasar yang terbengkalai ini akan di kordinasi kan dengan pihak kecamatan/pihak desa.

“Kita minta keikutsertaan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa dalam membantu dalam mengaktifkan pasar-pasar yang terbengkalai.”katanya

Selain keikutsertaan pemerintah kecamatan dan desa dalam menyukseskan pengaktifan pasar tersebut, masyarakat juga harus terlibat.

“Kita juga butuh masyarakat untuk membantu, semoga tahun 2022 harapan kita dalam mengaktifkan pasar yang terbengkalai ini agar segera terwujud, kemarin juga masyarakat dan pihak kecamatan/desa gotong royong di pasar sungai Saren.” Tandasnya

(wis)

READ NEW  Warga Teluk Kulbi Raup Keuntungan Dari Upih Pinang

Share :

Baca Juga

Daerah

Nelayan Tidak Bisa Melaut, HNSI Tanjabbar Bagi Sembako Kepada Nelayan

Daerah

Usai Bermain Badminton Dikuala Tungkal, Speedboat Pulau Kijang Di Hantam Angin Kencang

Daerah

Fraksi Golkar Tanjab Barat Berikan Catatan kepada Pemkab Tanjab barat

Daerah

Kejari Tanjab Barat Menggelar Program Jaksa Masuk Pesantren

Daerah

Tiga Anak Dibawah Umur Meninggal Dunia Karena DBD

Daerah

Pemkab Tanjabbar Libatkan UMKM Untuk Membuat Masker Kain

Daerah

Pemkab Tanjabbar Sudah Surati Kementrian Terkait Penutupan Pelabuhan Roro

Daerah

Dirut RSUD KH Daud Arif Bantah Ada Pasien PDP