Home / Daerah

Rabu, 20 Januari 2021 - 15:09 WIB

Knpi Dan HNSI Tanjabbarat Ingin Pemerataan Dana CSR

Tanjabbar.Genjambi.ID – Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tanjab Barat sharing informasi terkait program dana Corporate Social Responsibility (CSR) dengan Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (FTJSLP) Tanjab Barat di Aula Kantor Bappeda, selasa (19/1).

Dalam pertemuan yang dipimpin Kepala Bappeda yang diwakili Kabid Ekonomi dan SDA, Mulyadi, SE selaku Sekretariat FTJSLP dipaparkan regulasi dan pemanfaatan dana CSR di Tanjab Barat. Mulyadi juga menginformasikan jumlah perusahaan dan program yang telah dilaksanakan perusahaan yang tergabung dalam FTJSLP.

Dalam sesi tanya jawab Wakil Sekretaris KNPI, Aidi Zulham menanyakan bagaimana dana CSR juga bisa dimanfaatkan dalam kegiatan kepemudaan Tanjab Barat. Karena selama ini KNPI telah beberapa kali melakukan aksi sosial, terutama di masa pandemi.

READ NEW  Cegah Penyebaran Virus Covid 19, Warga BTN Permata Hijau Gotong Royong Semprot Disenfektan

Pengurus KNPI Adi Cahyadi mempertanyakan adanya kecamatan yang belum tersentuh CSR seperti kecamatan Seberang Kota. Adi juga berharap kegiatan KNPI yang tidak bisa diakomodir APBD juga bisa difasilitasi lewat CSR, karena dalam UU Kepemudaan jelas disampaikan daerah harus hadir dalam kegiatan kepemudaan.

Sementara Ketua HNSI Tanjab Barat Syufrayogi Saiful, S.IP ingin ada kerjasama agar program CSR bisa masuk ke wilayah yang belum terakomodir. Sufrayogi ingin ada pemerataan dalam program CSR sehingga bisa mengatasi kantong-kantong kemiskinan di Tanjab Barat.

READ NEW  Bantuan Untuk Syaiful Penderita Tumor Kaki Terus Mengalir

“Kami ingin data perusahaan yang memberikan CSR di Tanjab Barat, sehingga kita bisa lihat berapa kekayaan Tanjab Barat yang di eksplorasi dan berapa CSR yang diberikan. Saya harap ke depan bisa menyasar masyarakat yang belum terakomodir, terutama nelayan,” harapnya.

Menanggapi pertanyaan KNPI dan HNSI, Mulyadi berjanji akan memberikan data yang diinginkan. Karena menurutnya tidak ada yang rahasia terkait dana CSR. Dirinya juga menjelaskan dana CSR tidak dikumpulkan di Bappeda, namun langsung kesepakatan penerima manfaat dengan perusahaan. Untuk mendapat CSR harus ajukan proposal.

READ NEW  TMMD ke-113 Resmi Ditutup, Danrem Berharap Program TNI Ini Membantu Dalam Kesejahteraan Masyarakat

Mulyadi juga berjanji akan memfasilitasi KNPI dan HNSI dalam program dana CSR. “Bappeda sebagai sekretariat, hanya memfasilitasi dan menvalidasi.
Kami akan support KNPI dan HNSI sebagai organisasi tingkat kabupaten untuk berkomunikasi dengan perusahaan. Kami juga akan fasilitasi dalam pertemuan dengan FTJSLP Tanjab Barat,” ungkapnya.

Ketua KNPI Tanjab Barat, Dadang Ginanjar, S.IP mengucapkan terimakasih kepada Bappeda selaku Sekretariat FTJSLP yang telah memfasilitasi pertemuan dan akan mengundang KNPI dan HNSI dalam pertemuan FTJSLP Tanjab Barat berikutnya.

(Wis)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bawaslu Tanjab Barat Akan Buka Pendaftaran Anggota Panwascam

Daerah

Pemuda dan Gerakan perubahan

Daerah

Peringati Hari Pahlawan, Ketua DPRD Tanjab Barat Tabur Bunga Di Makam Pahlawan Yudha Satria Pengabuan

Daerah

Kejari Tanjab Barat Lakukan Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan

Daerah

Baru Sehari Berjualan, Masyarakat Keluhkan Pasar Rakyat Sungai Saren

Daerah

MD Kahmi dan Forhati Tanjab Barat Hadiri Pembukaan Munas Ke-XI KAHMI di Palu

Daerah

Dini Hari Tadi Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Kelurahan Betara Kiri

Daerah

Operasi Antik Siginjai, Polres Tanjab Barat Berhasil Amankan Pengedar Narkoba