Home / Daerah

Kamis, 29 September 2022 - 15:50 WIB

151 Orang Daftar Panwascam di Bawaslu Tanjab Barat

 

Tanjabbar.Genjambi.ID – Total pendaftar menjadi calon pengawas kecamatan (panwascam) 151 orang, namun keterwakilan perempuan saat ini sekitar 22 persen dan masih kurang. Diperpanjang atau tidak akan dimumkan pada 1 Oktober mendatang.

Menurut ketentuan, diminta memperhatikan keterwakilan perempuan sekitar 30 persen, namun sejak dibukanya pendaftaran dan penerima’an berkas calon panwascam pada 21 – 27 September 2022 keterwakilan perempuan masih kurang.

Hadi Siswa Ketua Bawaslu Tanjabbar mengatakan totoal jumlah pendaftar se-kabupaten Tanjabbar 151 orang.

“Dari total pendaftaran 151 orang, terdiri dari 127 laki-laki dan 24 perempuan,” jelasnya, Kamis (29/9/2022)

Pemeriksaan berkas akan dilakukan selama 3 hari yaitu mulai tanggal 28,29 dan 30 September 2022.

READ NEW  Safrial : Gerakan Menanam Pohon Demi Menambah Kapasitas Reduksi Udara

Setelah pemeriksaan berkas, apa pendaftaran dan penerima’an berkas akan di perpanjang ataukah tidak akan di umumkan pada tanggal 1 Oktober mendatang.

Sedangkan untuk keterwakilan perempuan saat ini sekitar 22 persen, masih kurang dari target yaitu 30 persen pendaftar perempuan.

“Memang kita diminta untuk memperhatikan keterwakilan perempuan kalau di penerimaan pendaftaran gelombang satu ternyata perempuan yang daftar kurang dari 30 persen maka akan diperpanjang 7 hari. Jika masih kurang juga akan tetap dilanjutkan. Kita tunggu saja tanggal 1 Oktober mendatang di perpanjang atau tidak,” tambahnya.

“Jika di perpanjang maka dimulai pada tanggal 2 hingga tanggal 8 Oktober 2022,” lanjutnya.

Menurut data hingga kini bahkan ada kecamatan yang pendaftar perempuannya masih kosong.

“Hingga saat ini yang belum terpenuhi ada total 11 kecamatan, dan bahkan ada beberapa kecamatan yang pendaftar perempuannya kosong. Yaitu Bram Itam, Sebrang Kota, Batang Asam, Merlung, dan Renah Mendalo. Hanya 2 ke kecamatan yang terpenuhi yaitu Tebing Tinggi dan Muara Papalik,” jelasnya.

Untuk pendaftar perempuan tahun ini dan tahun lalu tidak jauh berbeda. Banyak faktor yang mempengaruhi kenapa panwascam perempuan selalu tidak terpenuhi.

“Faktornya menurut panwascam perempuan sebelumnya memang tugas ini berat, ada yang kampanye malam dan panwascam pulang dari lokasi pukul 01:00, belum lagi kalau ada telfon tiba-tiba ada tugas karena memang kerjanya 24 jam. Bagi yang sudah menikah meninggalkan anak dan suami kalau tiba-tiba tugas malam. tidak di awasi salah karen tanggung jawab. Medan nya untuk perempuan memang terlalu berat,” tutupnya.

(wis)

READ NEW  Gerakan Bagi Brosur Bahaya Covid-19 Dari Pemuda Tanjabbar

Share :

Baca Juga

Daerah

Alumni Santri Tanjab Barat Gelar Doa Bersama dan Mendukung Pasangan Ganjar – Mahfud Md

Daerah

Polsek Tebing Tinggi Kawal Pelaksanaan Vaksin PMK

Daerah

Ketua Komisi III DPRD Tanjab Barat Meninjau Jembatan Gantung Desa Sungai Badar

Daerah

Keberangkatan CJH Tanjabbar Masih Menunggu Keputusan Mentri

Daerah

Breakingnews!! Mayat Membusuk Hebohkan Masyarakat Desa Tanjung Tayas

Bencana

Alumni SMAN 14 Tanjab Barat Galang Dana Untuk Korban Kebakaran Teluk Nilau

Daerah

Vaksin Sinovac Tiba di Tanjabbar Awal Bulan Februari

Daerah

Dudi Purwadi Serap Aspirasi Masyarakat Kelurahan dan Desa merlung