Home / Daerah

Rabu, 28 April 2021 - 10:33 WIB

Sejumlah Masyarakat Mulai Lakukan Mudik Lebih Awal

Tanjabbar.Genjambi.ID – Pengetatan peniadaan mudik 1442 hijriah yang belaku dari 22 April hingga 5 Mei di manfaatkan oleh sejumlah masyarakat untuk melakukan mudik lebih awal. Hal ini lah yang di ungkapkan oleh Fitrian satu diantara penumpang dari Kapal KMP Satria Pratama, Selasa (27/4) yang tiba di Pelabuhan RoRo.

Ia menyebutkan bahwa tujuan dirinya melakukan perjalan dari Batam ingin pulang kampung dan bertemu dengan keluarga yang ada di Pulau Kijang. Ia mengatakan bahwa perjalanan pulang ini juga di lakukan untuk memanfaatkan masa pengetatan peniadaan mudik.

“Iya kita ini mau pulang ke Pulau Kijang, mau kumpul sama keluarga pas lebaran. Ini lebih awal kita balik, karena kalo tidak di awal nanti kan tanggal 6 Mei sudah di larang untuk mudik,”ungkapnya

Ha senada juga disampaikan oleh Melasari, penumpang dari Kapal KMP Satria Pratama dengan tujuan ke Pangkal Duri. Melasari menyebutkan bahwa tujuan pulang ini di lakukan karena ada anggota keluarga yang sakit.

READ NEW  Reses Tahap III, Hamdani Tampung Aspirasi Masyarakat Desa Pematang Tembesu

Sementara itu, Ia sebetulnya merasa keberatan terkait dengan aturan larangan mudik. Karena menurutnya dengan aturan yang di keluarkan akan menyulitkan untuk bertemu dengan keluarga. Ia sendiri mengaku akan di Pangkalan Duri sampai dengan selesai lebaran.

“Iya ini kita harus rapid antigen dengan biaya Rp250 ribu. Ya keberatan sebetulnya dengan aturan yang ada, tapi mau gimana lagi. Ini balik karena ada keluarga yang sakit, sekalian juga kumpul keluarga pas lebaran. Balik nanti habis lebaran lah,”katanya

Berdasarkan pantauan dilapangan sejumlah penumpang yang datang kebanyakan adalah perkeluarga. Adapun barang bawaan yang di bawa juga cukup banyak. Rerata mereka datang dari Batam dengan tujuan untuk berkumpul dengan keluarga hingga lebaran nanti.

READ NEW  Urgensi Komisi Pelayanan Publik Di Tanjung Jabung Barat

Share :

Baca Juga

Daerah

Terkait Kondisi Sekolah di Desa Suwaklabu, Disdikbud Tanjab Barat Sebut Sering Diajukan Tetapi Gagal

Daerah

Harga Cabai dan Ayam Potong Turun Sedangkan Bawang Alami Kenaikan Harga

Daerah

PBSI Sampaikan Program Kerja Dan Agenda Pelantikan Saat Bertemu Bupati Tanjab Barat

Daerah

Masyarakat Kaget Dengan Tarif PDAM Tirta Pengabuan Yang Naik

Bencana

Longsor Hanyutkan Dua Rumah Dan Rusak Satu Musala Di Senyerang

Daerah

Meski di Penjara, Anggota DPRD Tanjab Barat Masih Terima Gaji Pokok

Daerah

Sidak Kantor, Bupati Tanjab Barat Temukan Sejumlah Kantor Yang Tutup

Daerah

Gerakan Bagi Brosur Bahaya Covid-19 Dari Pemuda Tanjabbar