Home / Daerah

Selasa, 14 Desember 2021 - 08:14 WIB

Banjir di Bramitam, Ketua Komisi II Minta Bupati Panggil Pihak PT WKS

Tanjabbar.Genjambi.ID – Polemik banjir diperkebunan milik warga Bramitam, Kabupaten Tanjungjabung Barat yang berlalu hampir dua bulan terakhir, hingga kini tak kunjung surut. Pemerintah kabupaten Tanjab Barat berupaya memanggil pihak perusahaan Wira Karya Sakti (PT.WKS) untuk duduk bersama dalam mengatasi persolalan ini.

Diberitakan sebelumnya, bahwa ribuan hektar lahan perkebunan warga Bramitam Kanan dan Bramitam Raya merugi akibat banjir yang diduga berasal dari luapan pintu kanal PT. WKS, sehingga berdampak pada hasil perkebunan warga serta jutaan tanaman palawija masyarakat mati akibat genangan air dikawasan tersebut.

READ NEW  STAI An-Nadwah Kuala Tungkal Kunjungan ke IAI SMQ Bangko

Terhadap hal itu, Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat, Syufrayogi Saiful mengatakan bahwa dirinya meminta Bupati Tanjab Barat untuk turun tangan dalam menyelesaikan permasalahan ini agar tidak berlarut larut menyengsarakan masyarakat Bramitam.

Politisi Golkar itu kecewa, pasalnya, pada senin 6 desember 2021 lalu kesepakatan pihak pemkab dan perusahaan untuk memberikan laporan kepada pemkab terkait hasil observasi perusahaan terhadap terdampak banjir tersebut. Namun tak kunjung ada perkembangan maupun informasi dari PT. WKS.

“Kesepakatan pemkab dan perusahaan paling lambat tanggal 6 desember, kita minta informasinya dari Dinas Lingkungan Hidup, bagian SDA, belum ada perkembangan sampai hari ini,”cetusnya. Senin, (13/12/2021).

“Oleh sebab itu, saya selaku Ketua Komisi II, minta Bupati langsung yang ambil alih atau turun tangan mengatasi persoalan ini agar problem ini segera tuntas, karena kewenangan full ada ditangan pak Bupati,”tambahnya.

Disisi lain, Dewan muda itu menegaskan agar pihak perusahaan juga melakukan gantirugi terhadap tanaman palawija warga yang mati.

“nantinya setelah kita mengetahui titik koordinat maupun data perkebunan masyarakat yang terdampak, baru kita minta gantirugi tanaman yang rusak ataupun mati,”tegasnya.

Terpisah, Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag saat dimintai keterangan, ia menyebut bahwa pemkab Tanjab Barat sudah melayangkan surat kepihak perusahaan dan dalam waktu dekat akan melakukan mitigas secepatnya.

“Kita sudah melayangkan surat keperusahaan dan kita lakukan mitigasi dan evaluasi secepatnya,”sebut Bupati.

Selain itu, pemkab Tanjab Barat akan mempersiapkan upaya lain dalam meminimalisir dampak banjir tersebut,

“Pertama kita normalisasi kemudian perbaikan anak sungai atau parit itu yang saya perintahkan setiap kepala desa untuk memperbaiki anak parit. Itu langkah yang awal kita lakukan,”pungkasnya.

(wis)

READ NEW  Tanjab Barat Tahun Ini Akan Berangkatkan 350 Calon Jemaah Haji, 59 Diantaranya Lansia

Share :

Baca Juga

Daerah

Polisi Terus Buru Pelaku Pembuangan Bayi Di Kuala Tungkal

Daerah

Satres Narkoba Tanjabbar Tangkap Mantan Napi Beserta Barang Bukti 16 Paket

Daerah

KPU Tanjabbar Launching Tahapan Pilkada 2020

Daerah

Sudah di Coklit, Ketua DPRD : Mari Kita Sukseskan Pemilu Tahun 2024

Daerah

BWSS Pronvinsi Jambi Siap Berkodinasi Terkait Luapan Aliran Sungai di Tiga Kecamatan

Daerah

Jalankan Intruksi Pemerintah, SD Negeri 18 Kuala Tungkal Gelar Vaksinasi Anak

Daerah

Dampak Corona, Pengadilan Negeri Kuala Tungkal Mulai Lakukan Sidang Online

Daerah

Pembuatan Paspor Bakal Hadir di Mall Pelayanan Publik Tanjab Barat