Home / Daerah

Rabu, 26 Agustus 2020 - 02:16 WIB

Tiga Anak Dibawah Umur Meninggal Dunia Karena DBD

Tanjabbar.Genjambi.com -Tiga orang anak dibawah umur lima tahun di Kabupaten Tanjung Jabung Barat meninggal dunia akibat Demam Berdarah Dongue (DBD). Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Arida Santi Oren melalui Ermadayanti, Kasi Penyakit Menular di Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjabbar.

Ia menyebutkan bahwa Tiga anak dibawah umur yang meninggal dunia tersebut karena mengalami DBD. Ketiganya kata Ermadayanti terlambat mendapatkan penangganan.

“Sampai dengan Agustus ini ada tiga kasus bayi umur dibawah lima tahun yang meninggal dunia karena DBD. Ini karena terlambat penangganan,” sebutnya, Rabu (26/8)

Kata Ermadayanti, dalam situasi Pandemi Covid 19 ini masyarakat enggan untuk memeriksakan diri ke puskesmas atau klinik kesehatan. Termasuk terhadap tiga anak tersebut, sehingga terlambatnya pertolongan membuat tiga anak tersebut meninggal dunia.

“Jadi masyarakat anggapnya demam biasa, dan takut untuk bawa anaknya berobat karena situasi Covid 19. Jadi tiga kasus itu memang terlambat penangganan, karena orang tuanya takut untuk memeriksakan anaknya,” kata Ermadayanti

Kabupaten Tanjabbar sendiri memiliki wilayah endemik DBD, yakni Kecamatan Tungkal Iir. Sementara itu, tiga anak yang meninggal juga berasal dari Tungkal ilir. Ermadayanti juga menyebutkan bahwa, pada tahun lalu terdapat dua anak dibawah usia lima tahun yang juga meninggal dunia.

“Tahun lalu itu ada dua kasus, anak dibawah usia lima tahun juga meninggal dunia. Sekarang ini baru sampai Agustus dan sudah ada tiga kasus,”terangnya

Ermadayanti meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan sekitar rumah dan menerapkan pola hidup sehat. Termasuk dengan melakukan upaya kontrol terhadap kebersihan air dan kemungkinan tempat-tempat yang menjadi perkembang biakan jentik nyamuk.

“Apalagi kondisi daerah Tanjabbar yang memang kebanyakan menampung air hujan. Nah bak tampungan air ini yang perlu di perhatikan, jika memang ada jentik-jentik nyamuk bisa dikuras atau dibersihkan atau mungkin dengan bubuk larva sida,”jelasnya

“Untuk yang sakit, terutama anak-anak jika panasnya tinggi selama tiga hari, segera bawa ke klinik atau puskesmas. Biar di cek, karena tau nya DBD atau bukan dari cek darah,” pungkasnya

(Wis)

READ NEW  Dokter Terkonfirmasi Covid-19, RSUD KH Daud Arif Tutup Pelayanan

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemilu Ditunda, Honor Gaji PPK Tanjabbarat Terancam

Daerah

Kakanwil Kemenkumham Jambi Kunjungi Unit Layanan Paspor di Muaro Jambi

Daerah

Bupati Tanjab Barat Launching Internet Gratis di Ruang Publik

Daerah

Aktifitas PT PWS Resmi Di Bekukan Oleh Bupati Tanjab Barat

Daerah

Terkait Kondisi Sekolah di Desa Suwaklabu, Disdikbud Tanjab Barat Sebut Sering Diajukan Tetapi Gagal

Daerah

Safrial Pimpin Upacara Peringatan HUT Bank 9 Jambi

Daerah

BPBD Tanjab Barat Raih Juara 1

Daerah

Seluruh Pegawai Kejari Tanjab Barat di Vaksin Booster