Home / Daerah

Minggu, 5 Mei 2019 - 06:48 WIB

Sekda Tanjabbar Diharapkan Dari Putra Daerah

Tanjabbar.GenJambi.Com – Pemkab Tanjung Jabung Barat diminta lebih memprioritaskan sosok ptra daerah untuk mengisi kursi Sekretaris Daerah dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Selain mengedepankan profesionalitas, aspek kearifan lokal dan nilai-nilai lainnya jangan dilupakan agar kinerja pejabat terkait bisa lebih maksimal.

“Profesi itu harus ada budaya kearifan lokal yang dominan dan nilai-nilai lainnya sebagai identitas,” ujar Ahmad Harun Yahya, Dosen Stai An-Nadwah Kualatungkal.

Harun mengapresiasi Bupati Tanjung Jabung Barat yang menyeleksi kepala OPD dengan cara Terbuka.

“Tentu dengan seleksi secara terbuka tentu sesuatu penilaian yang baik,” katanya.

Namun, Harun juga mengingatkan Bupati Safrial agar tidak melupakan kultur dalam menentukan posisi para pejabat. Karena, pejabat harus transparan dan profesional, tanpa melupakan jatidiri suatu daerah.

READ NEW  Fraksi PDIP Tanjab barat Beri Pandangan Umum Terkait APBD Tahun Anggaran 2023

“Jangan dilupakan, di daerah lain juga memilih pejabat itu tanpa melupakan kepentingan daerahnya,” katanya.

Hal itu penting, agar kinerja para pejabat nantinya lebih maksimal terutama dalam melayani kepentingan masyarakat.

Para pejabat yang dari daerah setempat, akan lebih terikat dan memiliki tanggung jawab yang lebih besar ke daerah asalnya itu.

“Bagaimanapun juga mereka akan lebih terikat, lebih bertanggung jawab ke daerahnya,” katanya.

Sehingga menurutnya, jika kualitas calon pejabat yang mengikuti seleksi itu sama, maka Bupati harus memprioritaskan putra daerah.

READ NEW  Masyarakat Kuala Tungkal Deklarasi Dukungan Untuk Ganjar Pranowo - Mahfud MD

“Jangan sampai dengan kualitas sama, memilih yang lain. Kalau kualitasnya sama, tentu harus memprioritaskan orang kita sendiri,” katanya.

Dengan cara seperti ini, kata harun, akan menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada putra daerah. Karena, kadang-kadang Pemkab itu seperti tidak percaya diri terhadap kemampuan putra daerahnya.

“Takut dianggap tidak nasionalis, padahal nasionalis itu sudah selesai, kebhinekaan itu sudah selesai,” katanya.

Terlebih, Harun menilai, seorang kepala daerah bertanggung jawab untuk membesarkan warganya. Apalagi, saat ini, tokoh asal Tanjung jabung barat kurang memiliki peranan di tingkat Provinsi maupun Nasional.

READ NEW  Webinar Literasi Digital Kabupaten Tanjung Jabung Barat Beri Pencerahan tentang Tren Pekerjaan dan Usaha di Dunia Digital

“Jangan sampai di provinsi jambi belum berperan, tapi di daerahnya sendiri belum mendapat kekuatan. Ini harus jadi kepentingan pemangku kebijakan,” sebutnya.

Dia berharap, proses seleksi ini terbebas dari kepentingan politik, maupun orang-orang yang dekat dengan kekuasaan. harun tidak ingin jika keputusan yang diambil bupati Safrial dihubungkan dengan politik.

Tidak hanya Harun yang menginginkan kursi sekda itu di isi oleh putra daerah, namun berbagai lapissan masyarakat, pemuda juga menginginkan kursi sekda di isi berasal dari putra daerah asli Tanjabbar. (Tim Redaksi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Zakaria Ansori Resmi Dilantik Menjadi Wakil Ketua Pengadilan Agama Kuala Tungkal.

Daerah

KPU Tanjabbar Launching Tahapan Pilkada 2020

Daerah

Antisipasi Lonjakan Covid-19 Jelang Nataru, Polres Tanjab Barat Gencarkan Vaksinasi

Daerah

Sinegritas TNI – Polri Antisipasi Karhutla Buat Embung Untuk Masyarakat Tanjabbar

Daerah

Bupati Tanjab Barat Tinjau Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan

Daerah

Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Paling Banyak Suami-Istri Bercerai Di Tanjab Barat

Daerah

Kejari Tanjab Barat Menggelar Program Jaksa Masuk Pesantren

Daerah

Lapas Kuala Tungkal Laksanakan Vaksinasi Bagi ASN dan Warga Binaan