Home / Pemerintah

Rabu, 29 Mei 2019 - 05:36 WIB

Pemkab Tanjabbar Gelar Sosialisasi BPNT Tahun 2019.

Tanjabbar.GenJambi.Com – Kegiatan sosialisasi BPNT tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Tanjung Jabung Barat dalam hal ini diwakili oleh Sekda Tanjabbar Ambok Tuo rabu(29/5/2019) di gedung pola utama kantor bupati.

Bantuan Pangan non tunai (BPNT) adalah bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli pangan di e-warong KUBE PKH/pedagang bahan pangan yang bekerjasama dengan bank yang tergabung dalam himpunan Bank milik Negara (HIMBARA)

Direktur PFM Wilayah I Kemensos RI Drs. H. Andi Asnandar Suyuti mengatakan program BPNT ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk menjangkau layanan keuangan formal di perbankan sehingga mempercepat program keuangan inklusif.

READ NEW  Dinkes Tanjab Barat Apresiasi Vaksinasi Yang Diselenggarakan Oleh BINDA Jambi

“Penyaluran Bantuan sosial secara non tunai kepada masyarakat dinilai lebih efesien, tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat kualitas serta tepat administrasi”bebernya

Pada sambutannya Ambo Tuo menuturkan pemberian BPNT bertujuan untuk mengurangi beban ekonomi para Keluarga Penerima Manfaat (KPR) di Kabupaten tanjung jabung barat, guna mendorong pencapaian pembangunan yang berkelanjutan.

“Bantuan ini tentu bertujuan mengurangi beban dan pemberian pangan untuk mendorong pencapaian pembangunan berkelanjutan,” ungkap ambo tuo

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinsos Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Dr Syarifuddin MM menyampaikan kriteria BPNT yakni harus terdata DT-PFM, memiliki sosial ekonomi 25 persen terendah di Daerah pelaksanaan, memiliki kartu KKS, merupakan peserta PKH, merupakan masyarakat miskin 25 persen terbawah di Daerah dan memiliki rekening Bank.

READ NEW  Lapas Kuala Tungkal Usulkan Remisi 348 WBP

“Terdata DT-PFM, memiliki sosial ekonomi 25% terendah di Daerah pelaksanaan, memiliki kartu KKS, merupakan peserta PKH, merupakan masyarakat miskin 25% terbawah di Daerah dan memiliki rekening di Bank,” jelas syarifudin

Lebih lanjut ia menjelaskan mekanisme dari cara kerja program tersebut yakni bantuan tidak dapat diambil secara tunai tetapi hanya dapat ditukarkan dengan beras atau telur serta dirinya menambahkan apabila bantuan tidak dibelanjakan pada pencairan sebelumnya, maka nilai bantuan tetap tersimpan dan terakumulasi dalam rekening bantuan pangan.

READ NEW  Taufik Terpilih Jadi Ketua Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia Provinsi Jambi

“Bantuan ini tidak diambil secara tunai, hanya dapat ditukarkan dengan kebutuhan pokok. Kalau nanti bantuan tidak dibelanjakan pada pencairan tersebut, maka nilai bantuan tetap tersimpan dan terakumulasi dalam rekening bantuan pangan berikutnya,” pungkasnya.

Terlihat hadir dalam acara tersebut, Kabag Ops Polres Tanjab Barat, Manager Area PT Bank Mandiri Wilayah Jambi, Kepala Dinas Sosial, Kepala Bulog, Para asisten, staf ahli,Kepala OPD, Kepala Bagian Para Camat, Para Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan dan Kepala Desa, Lurah se Kabupaten Tanjab Barat. (Tim Redaksi)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Kesbangpol Tanjabbar Menggelar Bimtek Penyaluran Bantuan Keuangan Parpol

Daerah

Kecolongan 30 Santri Asal Ponorogo Pulang Kampung, Kapolres Tanjabbar : Kita Akan Evaluasi Bersama

Daerah

Operasi Pasar, Bulog Tanjabbar Distribusikan 8 Ton Gula Kemasyarakatan

Pemerintah

Bupati Safrial Buka Acara Arakan Sahur 1440 H/2019 M.

Pemerintah

Jelang Lebaran idul fitri, Safrial Sidak Pasar Tradisional Pastikan Harga Normal

Daerah

KNPI Tanjabbar Berikan 210 Nasi Kotak Untuk Buruh Dan Tim Medis
Gambar ilustrasi

Daerah

Defisit Dari Anggaran Pusat dan Penanganan Covid 19, Jadi PR Pemkab Tanjabbar

Daerah

Safrial Resmikan Pembangunan fisik Kedua Selama Kepemimpinannya