Home / Bencana / Kesehatan

Senin, 28 September 2020 - 02:07 WIB

Hasil Tracking, 75 Orang Menunggu Hasil Swab

Jubir tim gugus covid-19 tanjabbar

Tanjabbar.Genjambi.com – Tim Gugus Tugas Covid -19 Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) mencatat ada 75 orang yang hasil rapid tesnya dinyatakan reaktif dan saat ini masih menunggu hasil Sweb (PCR).

Juru Bicara Covid 19 Kabupaten Tanjab Barat Taharuddin mengatakan dari 75 orang tersebut merupakan hasil pengembangan atau treking yang dilakukan tim gugus tugas atas pasien Covid-19 yang saat ini ada di Tanjab Barat.

“Hasil traking dari pasien positif,”katanya, senin (28/9/2020)

Menurutnya, ada 30 orang dari 75 merupakan hasil traking dari 14 orang yang dinyatakan positif beberapa waktu lalu.

” Dari 14 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sudah dilakukan tracking dan hasil rapid tes nya reaktif sebanyak 30 orang dan saat ini masih menunggu hasil swab,”ujarnya

Kemudian, ada sekitar 45 orang lainnya yang masih menunggu hasil Sweb. Sebab, rapid tesnya dinyatakan reaktif.

“Dari DL sudah ditracking sebanyak 45 orang dari orang yang kontak erat,”ungkapnya.

Sehingga, total yang masih menunggu hasil Swebnya sebanyak 75 orang yang merupakan pengembangan atau traking dari 14 pasien positif covid 19 dan pasien DL yang meninggal beberapa hari lalu.

“Total 75 orang yang menunggu hasilnya,”tandasnya

READ NEW  YLKI Tanjab Barat Soroti Permasalahan PDAM Tirta Pengabuan

Share :

Baca Juga

Daerah

2 Orang Dinyatakan ODP, Berikut Penjelasan Jubir Covid-19 Tanjabbar
Gambar ilustrasi

Daerah

Defisit Dari Anggaran Pusat dan Penanganan Covid 19, Jadi PR Pemkab Tanjabbar

Daerah

KNPI Tanjabbar dapat Penghargaan Pencegahan Covid Dan Pilkada Damai

Daerah

Dewan Desak Pemkab Tanjabbar Surati Kementrian Tutup Pelabuhan

Daerah

Lanjutan Piala Dandim Cup, Setda-ilir Berhasil Kalahkan Dinas Kesehatan

Daerah

Pemilu Ditunda, Honor Gaji PPK Tanjabbarat Terancam

Bencana

Anggota DPRD Tanjab Barat Dorong Pemerintah Membangun Pos Damkar di Kecamatan Bramitam

Bencana

Meski Banjir, Masyarakat Desa Lubuk Bernai Tetap Bertahan Dirumah