Home / Daerah

Kamis, 31 Agustus 2023 - 11:01 WIB

PT LPPPI dan PT WKS Tabur 20.000 Benih Ikan di Sungai Pengabuan

 

Tanjabbar.Genjambi.ID – Pimpinan PT Lontar Papyrus Pulp and Paper Industry (PT. LPPPI) dan PT Wirakarya Sakti (WKS) melakukan restocking (penaburan) 20.000 ekor benih ikan di sungai pengabuan kecamatan tebing tinggi.

Penaburan tersebut di saksikan langsung kepala Desa Teluk Pengkah, perwakilan Kantor Syahbandar Operasional Pelabuhan (KSOP), serta tokoh masyarakat Kecamatan Tebing Tinggi. Rabu (30/8/2023)

Penaburan bibit ikan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan stok sumber daya perikanan di sungai yang ada di Kecamatan Tebing Tinggi, sumber produksi perikanan tangkap dan sebagai stok ikan untuk konsumsi masyarakat, jenis ikan yang di tabur adalah lele, jelawat, nilem dan gurame.

READ NEW  HMI Komisariat Syariah Terus Gencarkan Sosialisasi Bahaya TBC, HIV dan AIDS

Kepala Desa Teluk Pengkah Akhmat Thamrin mengapresiasi kegiatan penaburan benih ikan ini dan semoga kegiatan ini membawa dampak yang lebih baik kepada masyarakat disepanjang aliran sungai khususnya di Desa Teluk Pengkah.

“Dalam hal ini kami atas nama masyarakat Desa Teluk Pengkah mengucapkan terimakasih atas program dari PT LPPPI dan PT WKS ini.” Ucapnya

Sementara itu Dalam sambutannya Pimpinan PT LPPPI Suparno, S.E menyampaikan kegiatan penaburan bibit ikan ini dilakukan untuk menyediakan sumber daya ikan yang nantinya berguna sebagai stok kebutuhan konsumsi masyarakat khususnya disepanjang aliran sungai.

“diharapkan dukungan dan kerjasama kepada seluruh masyarakat sekitar agar bersama-sama menjaga daerah aliran sungai. Selain dari stok kebutuhan konsumsi, penaburan benih ikan juga bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berkegiatan sebagai nelayan.” Ujarnya

Public Affair Head PT LPPPI, H Hermawan DBS mengatakan bahwa tujuan diadakannya penyebaran benih ikan ini adalah untuk menjaga keseimbangan lingkungan/ekosistem perairan umum khususnya sungai dan menambah ketersediaan stok ikan.

“masyarakat agar ikut aktif menjaga dan mengawasi sehingga kelestarian lingkungan dapat terjaga dan jangan menangkap ikan yang masih kecil, dan memberi kesempatan agar ikan tersebut menjadi besar dan berkembang biak sehingga manfaatnya menjadi jauh lebih besar.” Ucapnya

Masyarakat juga diminta tidak menggunakan alat tangkap ikan yang merusak kelestarian lingkungan dan ekosistem seperti menggunakan racun, strum atau listrik yang akan merusak kelangsungan hidup ikan.

“Jangan gunakan racun, atrum atau listrik yang akan merusak kelangsungan hidup ikan.” Pungkasnya

(*/adv)

READ NEW  Perceraian di Tanjab Barat Meningkat, Kebutuhan Ekonomi Jadi Faktor

Share :

Baca Juga

Daerah

Disbunak Tanjab Barat Minta Peternak Antisipasi Penyakit Mulut Dan Kuku

Daerah

Kejati Jambi Resmikan Rumah Perdamaian Adhyaksa

Daerah

Pengawas TPS Kecamatan Tungkal Ilir Resmi Dilantik

Daerah

Penumpang Mulai Padati Pelabuhan Kuala Tungkal, Dishub Himbau Utamakan Keselamatan

Daerah

Program Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Sinarmas dan PT. LPPPI

Daerah

Bawaslu Tanjab Barat Akan Tertibkan APS yang Mengandung Kampanye

Daerah

Dirut RSUD KH Daud Arif Bantah Ada Pasien PDP

Daerah

6 Rumah Terbakar di Kelurahan Teluk Nilau