Home / Daerah

Kamis, 25 Maret 2021 - 12:18 WIB

Anggur Tungkal Tidak Kalah Saing Dengan Impor Dari Rasa Dan Kualitas

Tanjabbar.Genjambi.ID – Anggur tentu menjadi hal yang biasa menjadi santapan nikmat dengan harga yang cukup lumayan mahal untuk buah jenis ekspor ini.

Jalan Parit 9, RT 15 Dusun Makmur, Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) memiliki perkebunan anggur yang bisa langsung petik rasanyapun lebih segar dan lebih dari rasa impor.

Malwinsyah sang pemilik kebun anggur ini mengatakan dirinya mulai berkebun anggur sejak tahun 2001 hingga saat ini. Saat itu, dirinya hanya sebatas hoby berkebun. Selain itu, ia juga memenuhi kebutuhan anak yang hoby dengan buah anggur itu.

“Awalnya hoby cuman karena anak suka dengan anggur. Sudah 20 tahun menekuni ini,”katanya, kamis (25/3/2021)

Dia menyebutkan selama 20 tahun ia menjalani hoby yang kini menjadi penghasilannya itu. Berbagai rintangan di hadapinya. Mulai kehabisan modal dan harus menjual motor idamannya demi membeli bibit anggur yang di inginkan.

“Menjual sepeda motor sebanyak tiga unit. Motor, tiger, king, dan supra X125 saya jual,”jelasnya.

Tidak hanya itu, tertipu bibit pun sudah tidak terhitung. Bahkan, dia pun sempat mendapat ejekan dari berbagai pihak. Namun, hal itu tidak membuatnya menyerah justru menjadi motivasinya bagi dirinya untuk bangkit.

“Karena disini tanah nya asin, banyak orang yang tidak yakin bisa hidup anggur,”ungkapnya.

Dari total 36 jenis bibit yang ia teliti dan hingga ke laboratorium itu akhirnya ia menemukan sedikitnya 11 jenis anggur yang dimungkinkan bisa cocok dengan iklim dan kondisi tanah di Tanjabar khususnya Kuala Tungkal.

“Itupun harus di lakukan modivikasi lagi seperti stek dan lainnya,”ujarnya

Ada dua jenis dari 11 varitas yang sangat diminati dan cocok untuk di Kuala Tungkal. Pertaman jenis jupiter dan Ninel. Keduanya sangat di rekomendasikan untuk di Kuala Tungkal.

“Dua ini jenis paling di rekomendasikan,”sebutnya.

Anggur yang dirinya tanam itu saat ini sudah banyak yang pesan bahkan pembelinya pun sudah dari Malaysia.

“Banyak yang pesan bibit ke kita dengan garansi perawatannya,”jelasnya

Dia menegaskan dalam satu bibit yang ia jual tersebut harganya sampai Rp 350 ribu.

“Kita rawat selama 25 hari baru nanti di ambil,”ucapnya.

Dia menyebutkan dari sisi rasa lebih manis dan dari sisi buah lebih besar. Selain itu dalam satu rumpun buah lebih banyak.

“Beratnya per rumpun 3 gram bisa satu kilo tergantung kita yang atur buah nya,”ujarnya.

Dalam satu pohon tersebut rata rata mampu menghasilkan sekitar 50 kg anggur.

“Jadi ada 11 pohon yang ada ini tinggal kalikan,”ucapnya.

Masa panen anggur sendiri selama 135 bulan. Selama itu, harus ada perawatan khusus agar buah itu berkualitas dan baik.

“Ada pupuk organik, anorganik dan pupuk seperti┬ákotoran kambing lainnya,”ungkapnya.

Jika dihitung dari hasil buah saat ini belum bisa memberikan keuntungan lebih. Tetapi dapat memberikan kepuasan dan hidup.

“Kalau dari buah saja ada sekitar Rp 1,5 juta perbulan belum lagi bibit yang terjual. Pupuk dan obat hama nya yang kita jual.”tandasnya

(Wis/ko)

 

 

READ NEW  Belum Lama Menjabat PLT Kadis Perkim Tanjabbar Dicopot, Ini Penggantinya

Share :

Baca Juga

Daerah

Seorang Jurnalis di Tanjab Barat Diserang OTK

Daerah

Kapal Bronut Tourism Jadi Destinasi Wisata Paling Diminati Saat Libur lebaran
Gambar ilustrasi

Daerah

Defisit Dari Anggaran Pusat dan Penanganan Covid 19, Jadi PR Pemkab Tanjabbar

Daerah

Warga Pengabuan Di Tangkap Terkait Buka Lahan Dengan Cara Dibakar

Daerah

Siswa MAN 1 Tanjabbarat Rayakan Kelulusan Dengan Berbagi Takjil.

Daerah

Peduli Kebakaran, PAC GP Ansor Dan Banser Pengabuan Serahkan Bantuan

Daerah

Empat Desa Di Muarapapalik Jadi Titik Fokus TMMD Kodim 0419/Tanjab Bulan Mei Mendatang

Daerah

Orang Tua Ketua PAC Meninggal Dunia, Hasmely : Keluarga Besar DPC PDI Perjuangan Tanjabbar Berduka