Home / Daerah

Selasa, 23 Agustus 2022 - 10:08 WIB

Program Jaksa Menyapa Bahas Pencabutan Kekuasaan Orang Tua Terhadap Anak

 

Tanjabbar.Genjambi.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Barat kembali menghadirkan program siaran radio dialog interaktif Jaksa Menyapa yang dilaksanakan di Radio RSPD 100.7 FM, Selasa (23/8/2022)

Program Jaksa Menyapa kali ini, mengangkat topik tentang Peranan Jaksa Pengacara Negara dalam Pencabutan Kekuasaan Orang Tua terhadap Anak.

Adapun narasumber yang di hadirkan untuk jaksa menyapa yaitu Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaaan Negeri Tanjung Jabung Barat , Acep Viki Rosdinar S.H. dan didampingi oleh Jaksa Fungsional pada Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat, Rivanli Azis, S.H., M.H.

READ NEW  Rotasi Jabatan, Kasi Datun Kejari Tanjabbar Kini Dijabat Acep Vicky Rosnidar

Kasi perdata dan tata usaha negara Kejari Tanjab barat acep viki rosnidar saat program jaksa menyapa mengatakan Legal standing Kejaksaan RI untuk menggugat pembebasan dan/atau pemecatan kekuasaan orang tua mengacu pada Pasal 30 ayat (2) UU Kejaksaan jo Pasal 319a KUH Perdata. Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Tanjab Barat saat program jaksa menyapa mengatakan peran Jaksa Pengacara Negara dalam pemecatan/pencabutan kekuasaan orang tua terhadap anak tersebut dilakukan dalam rangka Penegakan Hukum terhadap orang tua yang tidak cakap atau tidak mampu memenuhi kewajibannya untuk memelihara dan mendidik anak-anaknya dan/atau menyalahgunakan kekuasaan orang tua dan berkelakuan buruk demi kepentingan anak dan hak-hak anak berdasarkan asas perlindungan anak, yaitu 1. non diskriminasi;
2. kepentingan terbaik bagi anak;
3. hak untuk hidup, kelangsungan hidup, dan berkembang;
4. Penghargaan terhadap pendapat anak.

“Bapak dan/atau ibu yang melakukan kekuasaan orang tua dapat dibebaskan dan/atau dicabut dari kekuasaan orang tua, baik terhadap semua anak-anak maupun terhadap seorang anak atau lebih, atas permohonan dewan perwalian atau atas tuntutan kejaksaan. Gradasinya (perbedaannya) apabila terkait pembebasan kekuasaan orang tua orang tua hanya didasarkan pada tidak cakapnya orang tua atau tidak memenuhi kepentingan-kepentingan dasar anak-anaknya. Namun apabila terkait pemecatan/pencabutan kekuasaan orang tua berdasarkan penyalahgunaan kekuasaan orang tua atau terlalu mengabaikan kewajiban memelihara dan mendidik anak-anaknya serta berkelakuan buruk”, ucapnya.

Program Siaran Radio Dialog Interaktif Jaksa Menyapa ditutup dengan sesi tanya jawab oleh pendengar siaran Radio RSPD Kuala Tungkal melalui telpon interaktif 0853-8168-6568 dan melalui Facebook RSPD Tanjab Barat.

READ NEW  KPU Tanjab Barat Tetapkan 600 Pemilih Tidak Memenuhi Syarat Karena Meninggal

(wis/adv)

Share :

Baca Juga

Daerah

Gelar Kegiatan Sosial, AIS Kuala Tungkal Donor Darah

Daerah

Breakingnews! Pelaku Penipuan Ibu Paruh Bayah Di Tanjabbar Berhasil Di Tangkap

Daerah

Diduga Mantan Suami Sebar Foto Bugil Wanita Asal Tanjab Barat

Daerah

Sambut Bulan Suci Ramadhan, HMI Tanjabbar Dan KAHMI Tanjabbar Gelar Doa Bersama.

Daerah

Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Henrizal Selama Menjabat Sebagai Sekwan DPRD

Daerah

Bupati Tanjab Barat Akan Cabut Izin EO Kegiatan “The Class Of 21 Great Party”

Daerah

Gelar Operasi Ketupat 2021, Kapolres Ingatkan Kewaspadaan Dan Kesiapsiagaan

Daerah

Pemkab Tanjabbar Akan Rapat Soal Status Daerah, Kemungkinkan Akan di Tingkatkan Tangap Darurat Covid 19