Home / Daerah

Minggu, 13 November 2022 - 19:09 WIB

Tenaga Kerja Lokal Jadi Fokus PT JGC Indonesia Dalam Membangun Proyek di Tanjab Barat

Tanjabbar.Genjambi.ID – PT. JGC Indonesia adalah perusahaan kontraktor yang ditunjuk oleh Jadestone Energy (Lemang) PTE. LTD. untuk mengerjakan proyek fasilitas pemrosesan gas dan jalur pipa di wilayah Kecamatan Bram Itam dan Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat.

Proyek pembangunan fasilitas pemrosesan gas tersebut sering disebut sebagai proyek Akatara. Diperkirakan waktu pengerjaan proyek adalah 23 bulan, yang saat ini sudah berlangsung sekitar empat (4) bulan.

Untuk mengerjakan proyek tersebut, PT JGC bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Disnaker Tanjab Barat untuk membuat perjanjian Kerjasama (PKS), yang tugas dan fungsinya adalah untuk mengatur proses recruitment tenaga kerja local agar lebih adil dan merata.

Manager Bussiness Adminstratif PT JGC, Bapak Khoirul Anwar Sulistyono melalui Humas PT JGC, Agus Dodi Sugiartoto di Proyek Akatara menyampaikan Disnaker Tanjab Barat dan PT JGC Indonesia sepakat membentuk sebuah forum yang disebut Forum Komunikasi dan Koordinasi (FKK) Kecamatan. Karena lokasi berada di dua wilayah, maka FKK dibentuk di dua Kecamatan yaitu FKK Bram Itam dan FKK Betara.

“Tugas dan fungsi FKK adalah merekrut tenaga kerja lokal secara adil dan merata. Jangan sampai perekrutan tenaga kerja itu merugikan warga lokal. Seringkali, warga yang tinggal disekitar proyek, malah hanya menjadi penonton. Sementara para pekerja malah datang dari luar Jambi. Hal inilah yang dicegah oleh PT JGC dan Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat,” ujarnya, Minggu (13/11/22)

Lebih lanjut Humas PT JGC mengatakan, untuk mencegah perekrutan tenaga kerja yang tidak merata, PT JGC Indonesia dan Disnaker Tanjab Barat kemudian membuat konsep perekrutan tenaga kerja melalui pembagian wilayah yang disebut wilayah Ring I, II, III dan Ring IV.

READ NEW  Kejati Jambi Resmikan Rumah Perdamaian Adhyaksa

Ring I adalah wilayah yang terdekat dan terdampak langsung oleh aktifitas proyek Akatara. Yang dimaksud terdampak adalah wilayah yang terkena imbas langsung dari aktifitas proyek, misalnya ; polusi lingkungan seperti debu, getaran, kebisingan, kerusakan jalan dan lainnya.

“Wilayah Ring I adalah di desa Bram Itam Raya, Kecamatan Bram Itam, lalu Desa Bunga Tanjung dan Kelurahan Mekar Jaya Kecamatan Betara.

Ring II adalah seluruh wilayah di Kabupaten Tanjab Barat. Wilayah Ring III adalah seluruh Provinsi Jambi dan Ring IV adalah seluruh wilayah Indonesia,” ungkap Agus Dodi Sugiartoto atau yang lebih akrab disapa Pak Sido.

READ NEW  Perpanjangan Pendaftaran Panwascam Tanjab Barat Ditutup, 171 Orang Resmi Mendaftar

Komitmen PT JGC Indonesia di Proyek Akatara

Menurut Bapak Khoirul Anwar Sulistyono, selaku Manager Bussiness Adminstratif PT JGC di proyek Akatara menyatakan, pembagian tenaga kerja yang adil dan merata telah menjadi consent PT JGC di setiap proyek yang dikerjakan.

“Termasuk proyek Akatara di Bram Itam, Kabupaten Tanjab Barat, Jambi. Warga harus dilibatkan secara aktif didalam proyek.

Selain itu, PT JGC juga mempunyai program peningkatan ekonomi masayarakat kecil dan partisipasi dalam pemberdayan masyarakat. PT JGC juga berusaha agar masyarakat dapat terlibat aktif dan mendapatkan manfaat langsung dari aktifitas proyek Akatara ini.

“Pada saat ini, proyek Akatara telah merekrut tenaga kerja sebanyak 388 orang, yang terinci yaitu sebanyak 116 dari wilayah Ring I, 40 orang dari Ring II, 33 orang dari Ring III dan 103 dari Ring IV.  Jumlah pekerja lokal dari dari seluruh wilayah Propinsi Jambi adalah 65% dan dari luar Jambi 35%,” Ungkapnya

Bersama dengan Jadestone Energy (Lemang) PTE. LTD, selaku owner proyek Akatara, PT JGC bermaksud membantu meringankan warga masyarakat di lingkungan proyek yang kesulitan mengakses air bersih, dengan rencana membangun tiga titik sumur dalam (Deep Well) di wilayah ring I.

“Selain itu, PT JGC Indonesia bekerjasama dengan Forum Komunikasi dan Koordinasi (FKK) Kecamatan akan membantu meningkatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masyarakat seperti usaha warungan, catering dan lain-lain, yang tergabung di dalam Lembaga Bumdes di lingkungan proyek.

Diharapkan dari aktifitas tersebut maka proyek Akatara dapat bermanfaat bagi masyarakat di lingkungan proyek,” Pungkasnya

READ NEW  Budi Azwar Ajukan Banding Atas Vonis 1,5 Tahun Penjara Terkait Kasus Pencurian Buah Sawit

(wis)

Share :

Baca Juga

Daerah

Satu Orang Tewas Saat Kebakaran Di Kecamatan Tebing Tinggi

Daerah

Pasien Balita RSUD KH Daud Arif Dinyatakan PDP

Daerah

Tidak Ada Gugatan, Ketua KPU Tanjabbar : Pilkada Kita Aman Dan Damai

Daerah

Kejari Tanjab Barat Musnahkan Barang Bukti, Mulai Dari Sabu Hingga Ganja Jenis Obat

Daerah

Bawakan Lagu “Lelah” Daus Sukses Pukau Pengunjung Ekraf Fest 2022

Daerah

Salah Satu Siswi Terpapar Covid, SMA 1 Tanjab Barat Kembali Belajar Daring

Daerah

Sekolah Di Tanjab barat Sudah Mulai Belajar Tatap Muka

Daerah

Polres Tanjab Barat Tahan Mobil Muatan Miras di Pelabuhan Roro Kual Tungkal